Tutorial Cara Mematikan Auto Update Windows 10 Secara Paksa
Windows update akan melakukan pembaruan keamanan maupun bug yang terdapat pada windows anda secara rutin mengikuti patch dan service terbaru dari Microsoft itu sendiri
Salah satu keuntungan jika mematikan windows update adalah menghemat data, khususnya bagi pengguna dengan koneksi terbatas. Bayangkan jika Anda baru saja membeli paket data dan kuota habis secara tiba-tiba karena Windows mendownload file berukuran besar untuk melakukan update. Namun, jika mempunyai koneksi unlimited dengan kecepatan dewa, alangkah baiknya jika windows update tetap di aktifkan untuk perbaikan bug dan pembaruan sistem keamanan versi terbaru.
3. Copy-Paste perintah di bawah ini dengan seksama dan ikuti dengan Tekan Enter setelahnya.
Windows update akan melakukan pembaruan keamanan maupun bug yang terdapat pada windows anda secara rutin mengikuti patch dan service terbaru dari Microsoft itu sendiri.
Jadi, jika windows yang anda miliki adalah windows original/ asli, disarankan lebih baik untuk mengaktifkan windows update. Tetapi beberapa orang lebih memilih untuk menonaktifkan/ mematikan windows update dikarenakan mereka takut pihak Microsoft mendeteksi bahwa windows yang mereka miliki tidak original/ bajakan.
Selain itu, ketika windows update melakukan pembaruan pada windows anda, maka komputer anda akan reboot/ restart beberapa kali dimana hal tersebut biasanya memakan waktu yang cukup lama (pengalaman saya sekitar 1 jam), tergantung berapa banyak patch dan service windows yang perlu diperbarui.
Hal tersebut mungkin sangatlah mengganggu, apalagi ketika anda ada tugas dan harus diselesaikan saat itu juga. Melalui artikel berikut, saya akan berbagi sedikit tutorial sederhana mengenai bagaimana cara menonaktifkan windows update dengan mudah
Cara Mematikan Auto Update Windows 10 Secara Paksa
- Buka Control Panel mode klasik melalui
menu Start, lalu ketik ‘Control Panel’ di kolom search
- Pilih System and Security yang ada di urutan
paling atas
- Scroll ke bawah dan pilih CMD dan ketik perintah di bawah ini
Salah satu keuntungan jika mematikan windows update adalah menghemat data, khususnya bagi pengguna dengan koneksi terbatas. Bayangkan jika Anda baru saja membeli paket data dan kuota habis secara tiba-tiba karena Windows mendownload file berukuran besar untuk melakukan update. Namun, jika mempunyai koneksi unlimited dengan kecepatan dewa, alangkah baiknya jika windows update tetap di aktifkan untuk perbaikan bug dan pembaruan sistem keamanan versi terbaru.
2. Copy-Paste perintah di bawah ini di ikuti dengan Enter setelahnya.
takeown /f "%windir%\System32\UsoClient.exe" /a
3. Copy-Paste perintah di bawah ini dengan seksama dan ikuti dengan Tekan Enter setelahnya.
takeown /f "%windir%\System32\UsoClient.exe" /a
4. langkah di
atas dapat langsung mematikan fungsi update otomatis di Windows 10 versi paling
baru.
Meskipun fungsi
update otomatis sudah dimatikan, namun Anda akan tetap mengupdate Windows 10
secara manual lewat Condrol Panel di
Settings
Untuk update
Windows 10 secara manual, buka Settings => Update & Recovery
=> Windows Update. Di halaman tersebut klik tombol Check for updates.
Atau, untuk lebih mudahnya, copy-paste perintah di bawah ini di kolom Run, lalu
Enter setelahnya : ms-settings:windowsupdate-actionPenting..!
Perlu diingat bahwa Microsoft kini menempatkan Windows 10 sebagai layanan dan bukan software lagi. Artinya Microsoft bakal rutin merilis update dan fitur baru begitu update tersebut tersedia. Untuk menginstall update terbaru, Windows 10 juga bakal memerlukan update-update sebelumnya. Untuk itu jika memang tidak karena terpaksa (kuota yang memang sangat terbatas), maka sebaiknya jangan matikan Automatic Update Windows 10 ini
0 Response to "Tutorial Cara Mematikan Auto Update Windows 10 Secara Paksa"
Posting Komentar